MANTAN SEHATI: Puskesmas Selabatu Perkuat Pemantauan Udara dan Sanitasi Sekolah
MANTAN SEHATI: Puskesmas Selabatu Perkuat Pemantauan Udara dan Sanitasi Sekolah

Sukabumi — Mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat tidak hanya berkaitan dengan kebersihan halaman dan ruang kelas. Kualitas udara, ketersediaan air, kondisi toilet, sarana cuci tangan, pengelolaan sampah, hingga sanitasi dasar merupakan bagian penting yang turut mendukung kesehatan dan kenyamanan warga sekolah.

Melihat pentingnya kondisi lingkungan sekolah terhadap kesehatan dan proses pembelajaran, UPTD Puskesmas Selabatu menghadirkan inovasi MANTAN SEHATI (Pemantauan Lingkungan Sekolah Sehat Udara dan Sanitasi).

Inovasi ini merupakan upaya Puskesmas Selabatu untuk memperkuat pemantauan kesehatan lingkungan di sekolah secara lebih sistematis, khususnya pada aspek fasilitas umum sekolah, sanitasi dasar, dan kualitas udara.

Tidak Sekadar Memeriksa, tetapi Menindaklanjuti

Melalui MANTAN SEHATI, petugas sanitasi Puskesmas Selabatu melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah binaan Puskesmas.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan checklist Tempat dan Fasilitas Umum (TFU) dengan melihat berbagai kondisi lingkungan fisik sekolah. Aspek yang diperiksa antara lain kualitas udara seperti PM2.5, PM10, kelembapan, pencahayaan, suhu udara dan kebisingan, serta pemeriksaan kondisi fisik air dan sanitasi dasar, termasuk ketersediaan air dan toilet.

Pendekatan tersebut membuat kegiatan pemantauan tidak berhenti pada pemeriksaan dan pencatatan. Setelah penilaian dilakukan, petugas memberikan umpan balik dan edukasi kepada pihak sekolah sebagai bagian dari tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Menjangkau 62 Sekolah di Wilayah Binaan

MANTAN SEHATI menyasar 62 sekolah yang berada di wilayah binaan UPTD Puskesmas Selabatu. Kegiatan pemantauan lingkungan sekolah dilaksanakan oleh petugas sanitasi Puskesmas.

Hasil kegiatan kemudian dilaporkan secara daring melalui aplikasi E-SATU sebagai bukti pelaksanaan kegiatan. Dengan adanya pelaporan tersebut, hasil pemantauan dapat terdokumentasi dan menjadi bagian dari pengelolaan program kesehatan lingkungan Puskesmas.

Mendorong Sekolah Menjadi Lingkungan yang Sehat

MANTAN SEHATI dikembangkan dengan tujuan yang lebih luas, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekolah melalui sistem pengawasan dan pemantauan terpadu.

Melalui inovasi ini, Puskesmas Selabatu berupaya mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung kesehatan peserta didik serta seluruh warga sekolah.

Selain menemukan faktor risiko kesehatan lingkungan, inovasi ini juga diarahkan untuk menghasilkan profil risiko kesehatan lingkungan setiap sekolah. Profil tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan prioritas pembinaan dan intervensi kesehatan lingkungan.

Pemantauan Dilaksanakan Secara Berkelanjutan

MANTAN SEHATI bukan kegiatan yang dilakukan hanya sekali. Dalam proposal kegiatan, pemantauan lingkungan sekolah dan pelaporan dijadwalkan sepanjang 12 bulan, dari bulan Januari hingga Desember.

Hasil pelaksanaan kegiatan dilaporkan secara berkala kepada Kepala Puskesmas oleh petugas sanitasi dan dievaluasi setiap tiga bulan sekali.

Dengan pola pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan, MANTAN SEHATI diharapkan dapat membantu Puskesmas dan sekolah mengenali permasalahan lingkungan lebih dini, menentukan langkah perbaikan, serta memantau perubahan kondisi lingkungan sekolah dari waktu ke waktu.

Bersama Mewujudkan Sekolah Sehat

Melalui MANTAN SEHATI, UPTD Puskesmas Selabatu terus memperkuat peran promotif dan preventif di bidang kesehatan lingkungan.

MANTAN SEHATI — Memantau Lingkungan Sekolah, Menjaga Udara dan Sanitasi, Mewujudkan Sekolah Sehat.