
Sukabumi — Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi dan kesehatan ibu. Namun, keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada ibu menyusui. Dukungan keluarga, masyarakat, tempat kerja, fasilitas umum, serta pelayanan kesehatan juga memiliki peran yang sangat penting.
Menjawab kebutuhan tersebut, UPTD Puskesmas Selabatu menghadirkan LAKTASIE (Layanan Komprehensif Tingkatkan ASI Eksklusif) sebagai inovasi pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan berbagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan ASI eksklusif.
LAKTASIE tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam gedung Puskesmas, tetapi juga menjangkau masyarakat melalui kegiatan Posyandu dan tempat kerja. Pendekatan ini memungkinkan edukasi, konseling, pemberdayaan masyarakat, hingga advokasi lingkungan yang mendukung ibu menyusui dilakukan secara lebih luas.
Dari Edukasi hingga Dukungan Lingkungan
Melalui LAKTASIE, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan edukasi dan konseling mengenai ASI eksklusif. Keluarga juga dilibatkan agar dapat memberikan dukungan kepada ibu selama masa menyusui.
Tidak berhenti pada pelayanan individu, Puskesmas Selabatu juga mendorong terbentuk dan berkembangnya kelompok peduli ASI. Kader Posyandu dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan serta menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya ASI eksklusif.
Di sisi lain, LAKTASIE juga memperhatikan aspek lingkungan. Puskesmas melakukan penguatan fasilitas pendukung ASI serta pendataan ruang menyusui di tempat kerja dan fasilitas umum.
Upaya tersebut kemudian diperkuat melalui advokasi dan sosialisasi kepada pemangku kepentingan, sehingga tercipta lingkungan yang semakin ramah dan mendukung ibu menyusui.
Kolaborasi Menjadi Kunci
LAKTASIE dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak. Petugas Puskesmas, kader Posyandu, keluarga, kelompok masyarakat, institusi/OPD, tempat kerja, serta pengelola fasilitas umum memiliki peran dalam menciptakan ekosistem yang mendukung ASI eksklusif.
Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama LAKTASIE. Sebab, keberhasilan ASI eksklusif bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
LAKTASIE untuk Pelayanan yang Berkelanjutan
Puskesmas Selabatu berkomitmen menjadikan LAKTASIE sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Penguatan inovasi dilakukan melalui integrasi dengan kegiatan rutin Puskesmas, peningkatan kapasitas pelaksana, pemeliharaan fasilitas pendukung ASI, pemutakhiran data ruang menyusui, serta penguatan advokasi lintas sektor.
Dengan LAKTASIE, Puskesmas Selabatu terus mendorong terwujudnya lingkungan yang mendukung ibu menyusui dan meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif.
LAKTASIE — bersama mendukung ibu, melindungi generasi sejak awal kehidupan.