LENTERA TB, Inovasi Puskesmas Selabatu Perkuat Deteksi Dini Tuberkulosis
LENTERA TB, Inovasi Puskesmas Selabatu Perkuat Deteksi Dini Tuberkulosis

Sukabumi – Puskesmas Selabatu menghadirkan inovasi LENTERA TB (Layanan Deteksi Dini dan Surveilans Terpadu Terduga TB) sebagai upaya memperkuat penemuan dan penanganan Tuberkulosis (TB) secara lebih cepat, terarah, dan berkesinambungan.

Inovasi ini dilaksanakan melalui skrining terduga TB di dalam maupun luar gedung, pemeriksaan diagnostik seperti TCM dan rontgen, pengobatan pasien TB, pemantauan minum obat, investigasi kontak erat, kunjungan rumah bagi pasien yang mangkir, serta pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak erat.

LENTERA TB juga melibatkan kader, keluarga, lintas program, dan lintas sektor dalam penemuan kasus serta pemantauan pasien. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko pasien putus pengobatan, mempercepat penemuan kasus baru, dan membantu memutus rantai penularan TB di masyarakat.

Pada tahun 2025, Puskesmas Selabatu mencatat 520 terduga TB, dengan 69 kasus TB ditemukan, termasuk 16 kasus TB anak. Keberhasilan pengobatan juga mencapai 97,4% dari kasus yang dievaluasi.

Melalui LENTERA TB, Puskesmas Selabatu terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenali gejala TB, melakukan pemeriksaan sedini mungkin, serta mendukung target eliminasi TB melalui layanan yang terintegrasi dan berbasis wilayah.